My Blog

My Blog

Sabtu, 14 Juni 2014

Rahasia Mulia




Inilah kisah cinta suci,
Cinta yang selalu terjaga kerahasiaannya,
Baik dalam sikap, kata, maupun ekspresi.

Lelaki mulia, akan bersanding dengan wanita mulia.
Wanita mulia, akan bersanding dengan lelaki mulia.

Tersebutlah Sahabat Ali bin Abi Thalib.
Sesungguhnya,
Sudah lama ia memendam rasa,
Pada putri kesayangan Rosulullah yang mulia,
Fathimah Azzahra.

Dua kali Ali menahan gemuruh di dadanya,
Abu Bakar dan Umar melamar Fathimah; wanita mulia,
Tapi tiada bersambut jua.
Berguman ia; Lalu, siapakah sesungguhnya yang diharapkannya?

Ali memberanikan diri di akhirnya,
Menyampaikan isi hati yang lama dipendamnya,
Ahlan wa sahlan, diiringi senyuman Rosulullah, ia diterima.
Baju besi menjadi saksi,
Penyatuan dua insan dalam mahligai pernikahan yang hakiki.

Romansa belum berakhir di sana,
Bercakap mereka setelah pernikahan yang penuh keberkahanNya.

Pun sejak dulu Fathimah telah memendam rasa,
Kepada seorang lelaki mulia,
Dengan malu-malu ia bersuara;
“Suamiku, maafkan aku,
karena sebelum menikah denganmu,
aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta kepada seorang pemuda,
dan aku ingin menikah dengannya",

Ali bertanya;
“Istriku, mengapa kau tak menikah dengannya?
apakah kini kau menyesal menikah denganku?”

Satu kalimat pamungkas dituturkan,
Mengetarkan hati yang mendengarkan, penuh kebahagiaan;
Sambil tersenyum Fathimah menjawab,
"Pemuda itu adalah dirimu."

Sungguh, Allah Maha Menyaksikan,
mana cinta yang tulus murni karenaNya,
Dan sungguh Dia akan membukakan jalan,
dari apa yang mungkin tidak pernah disangka sebelumnya.
(puisi oleh : Aulia F.A)

0 komentar:

Posting Komentar